Rabu, 08 Maret 2017

Kebun Tanaman Obat Keluarga


F. Kebun Tanaman Obat Keluarga
Salah satu cara untuk ikut melestarikan keanekaragaman hayati secara nyata dan untuk pemenuhan kebutuhan dapur dan tanaman obat maka kita dapat membuat kebun tanaman obat, baik di sekolah ataupun di rumah kita sendiri. Dengan menggalakkan kebun tanaman obat ini, diharapkan tidak akan terjadi kelangkaan tanaman obat akibat kecenderungan mengkonsumsi obat-obatan kimia dan meninggalkan
fungsi tanaman obat-obatan tradisional bagi kesehatan kita. Klasifikasi merupakan suatu cara untuk mengelompokkan makhluk hidup. Dalam pengelompokkan makhluk hidup diperlukan aturan, yaitu dasar yang digunakan untuk pengelompokkan, seperti persamaan dan perbedaan ciri-ciri serta sifat makhluk hidup, yang meliputi ciri morfologis, anatomis, biokimia, dan reproduksinya. Pengelompokan makhluk hidup yang sudah menggunakan aturan tertentu ini disebut sistematika.
Tugas lapangan
Tujuan:mengenal jenis-jenis tanaman yang bermanfaat sebagai obat.
Buatlah kelompok dengan anggota maksimal 5 orang.
1. Dengan bimbingan guru, buatlah kebun tanaman obat di lingkungan sekolahmu.
2. Bawalah enam atau lebih jenis tanaman obat, misalkan jahe, kencur, temulawak, kunci, temu ireng, sirih ataupun yang lainnya. Sediakan juga pupuk dan cangkul.
3. Carilah literatur mengenai manfaat dari masing-masing tanaman obat yang kalian bawa.
4. Tanamlah tanaman obat yang telah dibawa tersebut pada lahan yang tersedia, jika tidak ada lahan maka gunakan pot untuk tempat penanaman. Berikan pupuk agar tanaman tersebut tumbuh dengan subur.
5. Berikan identitas pada tanaman yang telah ditanam tersebut dengan menggunakan nama ilmiah dan bahasa Indonesia.
6. Bersama-sama kelompokmu, rawatlah tanaman yang telah ditanam tersebut. Buatlah jadwal piket untuk keperluan itu.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar